Fungsi IPCop Untuk LAN
| January 22, 2019 |
IPCop Router Appliance adalah suatu distribusi Linux yang menyediakan fitur simple-to-manage firewall appliance berbasis perangkat keras komputer. IPCop juga merupakan suatu stateful firewall dibuat berdasarkan pada Linux netfilter framework. Distro ini awalnya dikembangkan oleh tim yang mengembangkan Smoothwall Linux firewall, perkembangan selanjutnya, proyek IPCop dikembangkan dengan bebas, dan saat ini sudah terpisah sepenuhnya. IPCop sangat simple, dan memiliki fitur user-managed untuk mekanisme update security-nya. Bahkan cenderung mudah dipahami untuk yang para pemula, dan handal untuk yang sudah berpengalaman.
Sebelum memulai instalasi IPCop perlu diperhatikan bahwa installer akan menggunakan seluruh kapasitas harddisk. Jadi pastikan tidak ada penting di dalam PC yang akan digunakan untuk instalasi. Spesifikasi hardware PC yang digunakan juga tidak perlu terlalu bagus. IPCop masih akan berjalan lancar di atas PC dengan spesifikasi menengah ke bawah. Installer IPCop dapat diunduh dari situs resminya yakni : http://www.ipcop.org/download.php
Berikut ini adalah step by step instalasi IPCop 2.0.3:
1. Pastikan PC sudah diatur untuk booting dari CD. Pengaturan ini dapat dilakukan melalui BIOS. Di awal instalasi tekan tombol Enter untuk melanjutkan.
2. Pilih bahasa yang akan digunakan.
3. Konfirmasi untuk melanjutkan instalasi dengan memiliki Ok.
4. Pilih jenis papan ketik yang digunakan.
5. Pilih zona waktu di mana server berada.
6. Pastikan pengaturan waktu sudah benar.
7. Tentukan harddisk yang akan digunakan untuk instalasi.
8. Konfirmasi dengan memilih Ok.
9. Pilih tipe instalasi. Jika menggunakan flash card, sebaiknya pilih Flash karena akan memperpanjang umur kartunya.
10. Instalasi akan berlangsung beberapa saat, tunggu hingga selesai.
11. Jika punya salinan konfigurasi dari instalasi IPCop sebelumnya, inilah saat yang tepat bila ingin menggunakannya.
12. Instalasi selesai. Bagian selanjutnya adalah konfigurasi dasar.
13. Setelah selesai maka pertama-tama berikan nama host untuk server ini
14. Lanjutkan dengan memberikan nama domain.
15. Pilih tipe antar muka untuk interface RED
16. Pilih kartu jaringan./Lan card
17. Tentukan jenis antarmuka yang dipilih di langkah sebelumnya. GREEN untuk kartu yang terhubung ke jaringan lokal (Bukan dari sumber internet).
18. Kembali ke langkah empat dan lima. Pilih RED untuk kartu jaringan yang terhubung dari Internet .
19. Pastikan dua kartu jaringan sudah diberi warna.
20. Masukkan pengaturan alamat IP untuk kartu jaringan GREEN.
21. Tentukan nama host untuk kartu jaringan RED jika menggunakan DCHP.
22. Masukkan DNS server yang akan digunakan.
23. Tentukan apakah server DHCP akan dijalankan atau tidak. Jika dijalankan tentukan juga alamat yang akan tersedia di server DHCP.
24. Tentukan password untuk root.
25. Tentukan password untuk admin, user ini akan digunakan melalui antarmuka web.
26. Tentukan password untuk user backup, user ini nantinya akan digunakan untuk backup dan restore konfigurasi IPCop.
27. Konfigurasi dasar selesai.
Kemudian komputer pun akan merestart lalu pasangkan kabel utp dari internet ke lancard red lalu pasangkan kabel utp dari lancard green ke hub/switch.
Setelah selesai, maka masuk dari komputer yang terkoneksi pada hub , kemudian buka browser ketikkan ip yang telah di set untuk ipcop (misal : 192.168.10.254)
192.168.10.254:445 (ipcop versi 1.XX)
192.168.10.254:8443(ipcop versi 2.XX)
Interface setelah penginstallan IP Cop selesai
Sumber Artikel :https://dicodinglae.blogspot.com





























0 komentar:
Post a Comment